Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 September 2013

Contoh Cerita

Berikut ini merupakan contoh dari cerita yang di buat perbincangan

Pulau mayat

Akhir-akhir ini marwan sering memanjat pohon kelapa tinggi-tinggi di kampungnya . diapun duduk berlama-lama memandang kejahuan tetapi hanya ada banda aceh seperti perca besar yang di bentangkan. Tetapi dibawah pohon terdengar suara ayam yang aneh dan kucingnya ikut memanjat pohon.

Marwan               : Suara apa ini ? (sambil melihat di bawah pohon) owh, ternyata suara ayam. Tapi kok                                     suaranya aneh? Dan mengapa kucingku ikut naik ke pohon juga ,tidak seperti biasanya.

                Tengah malam kemarin ibu dan istrinya malah terbangun ,mereka mendengar suara burung-burung malam yang terus berbunyi sampai subuh.

Istri Marwan      : kenapa sih, burung burung itu gak berhenti-berhenti ?
Ibu Marwan       : gak tau tuh mulai tadi gak berhenti-berhenti.
Marwan               : ada apa sih kok rebut-ribut ?(sambil mengucek mata)
Istri Marwan      : masa’ mulai tadi km gak dengar ?
Marwan               : aku gak dengar apa-apa mulai tadi.
Istri Marwan      : itu lho suara burung-burung malam tidak henti-hentinya bernyanyi, aku kan gak bisa                                     tidur.
Marwan               : iya benar.
Ibu Marwan       : mungkin ini tanda apabila akan tejadi peristiwa besar.
Marwan               : tapi, peristiwa apa dan kapan terjadinya ?
Ibu Marwan       : ibu juga tidak tau,Nak.

                Keesokan harinya,Marwan masih ingin melaut. Tetapi istrinya melarangnya.

Istri Marwan      : Hari ini jangan melaut dulu kau,istirahatlah dulu, akupun tak enak badan sejak tadi                                         malam.
Marwan               : aku masih bisa melaut kok, lagi pula kalau aku tidak melaut kita mau makan dari mana                                   hari ini ?(bergegas meninggalkan pantai)
               
                Setibanya di tengah samudra.tiba-tiba marwan dan dua orang rekannya mendengar suara gemuruh,mesin kapal tersengal-sengal seperti tersangkut pukat,beberapa air turun membentuk jurang sangat dalam dan perahu marwan tersedot hingga ke dasar bumi. Kemudian seperti di hempaskan ke atas dengan cepat, kemudian laut kembali tenang seperti tidak terjadi apa-apa. Panik dengan kejadian itu marwanpun mengajak pulang.

Marwan               : Pulang yuk, Kawan-kawan . firasatku tidak enak nih.
Rekan 1               : ayok, perasaanku juga tidak enak nih mulai tadi.
Rekan 2               : apalagi setelah terjadi kejadian barusan.
Marwan               : kemana ombak itu pergi ? dan mengapa firasatku mengatakan ada kejadian besar                                          didarat. (gemerutu marwan sendirian)

Apa yang di khawatirkan Marwan benar terjadi. Melebihi apa yang dia bayangkan sebelumnya . Pulau Nasi luluh lantah , dengan bergegas dia berlari menuju rumahnya, orang-orang ramai sedang mengurus mayat Ibu,Istri dan anaknya. Marwan menyesal tidak menuruti nasihat istrinya.

Marwan               : kenapa aku tadi tidak menuruti nasihat istriku untuk istirahat dulu, lebah baik aku saya                                  yang meninggal dari pada mereka.(sambil menangis)

                Setelah memakamkan ibu,istri dan anaknya,serta korban lainya,keucik yang memimpin upacara penguburan mencoba tersenyum sesaat, setelah melihat warganya banyak yang selamat. Dia menepuk-nepuk punggung marwan untuk tabah. Setelah upacara pemakaman selesai.

Keucik                 : Yang sabar ya,Wan. Semua ini pasti ada hikmahnya kok.
Marwan               : benar ,pak. Saya akan mencoba untuk tabah. (tidak bisa menahan kesedihan)

                Marwan termenung sedih di atas bukit, memandang banda aceh yang banyak mengalami perbedaan.kemudian Marwan terkesiap, arus pantai membawa beberapa mayat merapat ke pantai. Marwan turun dari bukit dan berteriak memanggil orang-orang sekampungnya.

Marwan               : ada mayat, ada mayat !
Warga                   : Di mana ,wan ? dimana ? (Panik)
Marwan               : di pantai , ayo kita makamkan !

                Setelah lelah mengubur beberapa mayat di kampungnya sendiri, merekapun menguburkan mayat-mayat itu dengan kain kafan di meunasah. Tapi sore harinya, mayat-mayat kembali terdampar, dan jumlahnya pun tambah banyak. Dan kain kafan pun sudah habis.

Keucik                   : kita harus mengungsi ! Selain bangunan ini Cuma bangunan sekertaris desa dan                                              bangunan koramil yang tidak hancur. Kita harus mengungsi dari pulai ini  sebelum                                          mayat menjadi lebih banyak dari pada manusia yang hidup. Besok kita haru mengungsi                                  ke pelabuhan, sapa tau ada perahu yang dating. Pulau ini tak ada makanan dan                                               sebentar lagi akan penuh penyakit.
Warga                   : siap Keucik.

                Keesokan paginya para warga desa dan warga desa lainya ikut mengungsi di pelabuhan sambil mngharap ada kapal ynag merapat. Marwan dan beberapa warga lainnya tetap menunggu di atas bukit. Hingga malam hanya marwan yang sanggup melihat mayat berlama-lama di bukit. Dia melihat anjing ke pantai, maka turunlah marwan ke pantai. Anjing-anjing itu tidak takut ke marwan. Malahan anjing-anjing itu menggigit marwan seperti babi buronan.

Marwan               : tolong-tolong ! cepat bantu aku (sambil melawan anjing itu)

                Walaupun Marwan berteriak tidak ada orang yang mendengar akhirnya marwan dapat lolos walaupun dengan luka-luka.

Marwan               : akhirnya selamat juga.
Warga                   : selamat dari apa wan?
Marwan               : dari anjing-anjing kelaparan di pantai.

                Keesokan harinya sebuah perahu di tengah laut kebingungan hendak merapat.

Keucik                   : cepatlah kalian menyambut kapal itu untuk segara merapat !
Warga                   : ayo kita sambit mereka.

                Perahu itu membawa sedikit air dan makanan dari banda aceh. Si pemilik perahu pun mengunjungi sebentar para korban . lalu kembali ke banda aceh dengan para korban. Perahu di dayung dan tidak ada yang berbicara. Marwanpun melihat pulau tempat tinggalnya yang seperti pulau mayat.

KAMUS KATA BERIMBUHAN

Kamus Kata Berimbuhan

1.       bio- 
 bentuk terikat kehidupan; organisme yg hidup: biologi; biosfer
no
Kata imbuhan
Kata dasar
Arti kata
1
Biodata
data
riwayat hidup singkat
2
Biofilm
film
cabang ilmu yg bersangkutan dng penerapan metode dl masalah film: -- selalu hadir di dalam alam komposisi dan potensi yg bermacam-macam
3
Biofisika
fisika
ilmu yg berkaitan dng penerapan prinsip (hukum) dan metode fisika dl masalah biologi
4
biogas
gas
gas yg terbuat dr kotoran ternak
5
biogenesis
genesis
asal-usul dan evolusi makhluk hidup
6
biogeografi
geografi
lmu tentang penyebaran tumbuh-tumbuhan dan binatang secara geografis di muka bumi
7
biografi
grafi
riwayat hidup (seseorang) yg ditulis oleh orang lain
8
biokimia
kimia
senyawa kimia dan proses kimia yg terdapat dl sel atau tubuh makhluk hidup
9
bioklimatologi
klimatologi
cabang klimatologi yg mempelajari hubungan iklim dng makhluk hidup, terutama pengaruhnya thd kesehatan dan kegiatan manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan
10
biolinguistik
linguistik
cabang linguistik yg mempelajari kondisi biologis dl pengembangan dan pemakaian bahasa dl diri manusia
11
biomassa
massa
jumlah keseluruhan benda hidup dl suatu perairan
12
biometeorologi
meteorologi
cabang meteorologi yg mempelajari hubungan cuaca dng makhluk hidup
13
biopendar
pendar
cahaya yg dihasilkan makhluk hidup; pengeluaran cahaya yg diproduksi secara biologis; bioluminesensi
14
bioteknologi
teknologi
teknologi yg menyangkut jasad hidup: -- rekayasa genetik dan biologi molekul yg mendasarinya tidak cuma bergerak seputar manusia
15
botoksin
toksin
toksin (zat racun) yg terbentuk dl jaringan jasad hidup

2.       Maha-
sangat; amat; teramat, besa.: 
no
Kata imbuhan
Kata dasar
Arti kata
1
Mahabintang
bintang
orang yg sangat terkenal krn prestasinya (dl olahraga, kesenian, dsb): dia bangga anaknya mendapat julukan
2
Mahadewa
dewa
1 dewa yg tertinggi; 2 Batara Syiwa
3
Mahadewi
dewi
1 sebutan kpd seorang putri atau permaisuri; 2 Batari Durga
4
Mahaduta
duta
duta besar
5
Mahaguru
guru
guru besar; profesor (pd perguruan tinggi)
6
Mahakarya
karya
karya besar; karya gemilang
7
Mahakuasa
kuasa
teramat kuasa; teramat besar kuasanya (Allah)
8
Mahamenteri
menteri
ketua menteri (di bawah bendahara)
9
Mahamulia
mulia
teramat mulia (Allah)
10
Mahapatih
patih
patih tertinggi; patih yg teramat berkuasa
11
Maharaja
raja
 1 raja besar; 2 kl sebutan untuk orang besar
12
Maharesi
resi
pendeta yg mulia (suci)
13
Mahasiswa
siswa
orang yg belajar di perguruan tinggi
14
Mahasuci
Suci
teramat suci (tt sifat Allah)
15
Mahatahu
tahu
tahu akan segala hal (tt sifat Allah); teramat tahu

3.       -Is
pembentuk adjektiva berkaitan dengan
pembentuk nomina orang yg bergerak atau ahli dalam (insani)
no
Kata imbuhan
Kata dasar
Arti kata
1
akademis
Akademi
1 mengenai (berhubungan dng) akademi: soal-soal --; 2 bersifat ilmiah; bersifat ilmu pengetahuan; bersifat teori, tanpa arti praktis yg langsung:
2
Egois
Ego
orang yg selalu mementingkan diri sendiri; 2 Fil penganut teori egoisme
3
Gitaris
Gitar
Pemain gitar
4
historis
Histori
1 berkenaan dng sejarah; bertalian atau ada hubungannya dng masa lampau; 2 bersejarah
5
Idealis
Ideal
1 orang yg bercita-cita tinggi; 2 pengikut aliran idealisme
6
Keyboardis
Keyboard
Pemain keyboard
7
Legendaris
Legenda
menurut atau spt legenda; terkenal spt dl legenda: Hang Tuah, seorang tokoh -- dl sastra lama
8
Pancasilais
Pancasila
penganut ideologi Pancasila yg baik dan setia
9
Pianis
piano
Pemain piano
10
Politis
politik
bersifat politik; bersangkutan dng politik
11
Propagandis
Propaganda
orang yg pekerjaan tetapnya melakukan propaganda
12
Resepsionis
resepsi
orang yg bertugas sbg penerima tamu
13
Sistematis
sistem
teratur menurut sistem; memakai sistem; dng cara yg diatur baik-baik
14
Spesialis
Spesial
orang yg ahli dl suatu cabang ilmu atau keterampilan
15
Violis
violin
Pemain biola



4.       -Isasi
pembentuk nomina proses, cara, perbuatan
no
Kata imbuhan
Kata dasar
Arti kata
1
aktualisasi
aktual
perihal mengaktualkan; pengaktualan
2
ataomisasi
atom
 proses pemecahan cairan menjadi semburan halus
3
birokratisasi
birokrat
istem pemerintahan yg dijalankan oleh pegawai bayaran yg tidak dipilih rakyat; cara pemerintahan yg sangat dikuasai oleh pegawai negeri; pembirokrasian
4
Fertilisasi
fertil
1 pembuahan; penghamilan; 2 pemupukan; perabukan
5
Generalisasi

general
1 perihal membentuk gagasan atau simpulan umum dr suatu kejadian, hal, dsb; 2 perihal membuat suatu gagasan lebih sederhana dp yg sebenarnya (panjang lebar dsb); 3 perihal membentuk gagasan yg lebih kabur; 4 penyamarataan
6
Globalisasi

global
proses masuknya ke ruang lingkup dunia
7
harmonisasi
harmonis
pengharmonisan; upaya mencari keselarasan
8
humanisasi
human
penumbuhan rasa perikemanusiaan
9
Imunisasi

Imun
pengimunan; pengebalan (thd penyakit)
10
individualisasi
Individual
filsafat atau metode pendidikan yg menekankan penyesuaian pengajaran pd perbedaan indi-vidual murid
11
kanalisasi
kanal
1 perihal pembuatan kanal (terusan); 2 ki penyaluran (rasa tidak puas dsb)
12
modernisasi
modern
proses pergeseran sikap dan mentalitas sbg warga masyarakat untuk dapat hidup sesuai dng tuntutan masa kini; pemodernan
13
nasionalisasi
nasional
proses, cara, perbuatan menjadikan sesuatu, terutama milik asing menjadi milik bangsa atau negara, biasanya diikuti dng penggantian yg merupakan kompensasi
14
normalisasi
Normal
1 proses membentuk nomina dr kelas kata yg lain dng menggunakan afiks tertentu; 2 proses atau hasil membentuk satuan berkelas nominal dr kata, frasa, klausa, atau kalimat berkelas lain
15
polarisasi
polar
1 proses, perbuatan, cara menyinari; penyinaran; 2 magnetisasi; 3 pembagian atas dua bagian (kelompok orang yg berkepentingan dsb) yg berlawanan

5.       -isme
pembentuk nomina sistem kepercayaan berda-sarkan politik, sosial, atau ekonomi
no
Kata imbuhan
Kata dasar
Arti kata
1
Alkoholisme
Alkohol
1 gaya hidup membudayakan alkohol; 2 hal kecanduan alkohol
2
anarkisme
anarkis
ajaran (paham) yg menentang setiap kekuatan negara; teori politik yg tidak menyukai adanya pemerintahan dan undang-undang
3
antagonisme
antagonis
 1 pertentangan antara dua paham (orang dsb) yg berlawanan; 2 Bio gangguan atau penghambatan pertumbuhan makhluk hidup oleh makhluk lainnya dng jalan menciptakan keadaan lingkungan yg tidak cocok, msl dng mengeluarkan antibiotika; 3 Dok sifat bertentangan antara benda serupa msl otot, obat, mikroorganisme, penghambatan perkembangan bakteri oleh bakteri lain
4
ateisme
ateis
paham yg tidak mengakui adanya Tuhan
5
autisme
autis
gangguan perkembangan pd anak yg berakibat tidak dapat berkomunikasi dan tidak dapat mengekspresikan perasaan dan keinginannya sehingga perilaku hubungan dng orang lain terganggu
6
bilingualisme
bilingual
pemakaian dua bahasa atau lebih oleh penutur bahasa atau oleh suatu masyarakat bahasa
7
dualisme
dualis
paham bahwa dl kehidupan ini ada dua prinsip yg saling bertentangan (spt ada kebaikan ada pula kejahatan, ada terang ada gelap); 2 keadaan bermuka dua, yaitu satu sama lain saling bertentangan atau tidak sejalan
8
egoisme
ego
tingkah laku yg didasarkan atas dorongan untuk keuntungan diri sendiri dp untuk kesejahteraan orang lain; 2 Fil teori yg mengemukakan bahwa segala perbuatan atau tindakan selalu disebabkan oleh keinginan untuk menguntungkan diri sendiri
9
egosentrisme
egosentris
sifat dan kelakuan yg selalu menjadikan diri sendiri sbg pusat segala hal
10
Elektro-magnetisme
Elektro-magnetis
1 medan magnet yg ditimbulkan oleh aliran listrik; 2ilmu tt pengaruh timbal balik antara listrik dan magnet; 3 hubungan gejala antara listrik dan magnet
11
empirisme
empiris
aliran ilmu pengetahuan dan filsafat berdasarkan metode empiris; 2 teori yg mengatakan bahwa semua pengetahuan didapat dng pengalaman
12
federalisme
federal
paham yg menganjurkan pembagian negara atas bagian-bagian yg berotonomi penuh mengenai urusan dalam negeri (spt di negara Amerika Serikat)
13
feodalisme
feodal
sistem sosial atau politik yg memberikan kekuasaan yg besar kpd golongan bangsawan; 2 sistem sosial yg mengagung-agungkan jabatan atau pangkat dan bukan mengagung-agungkan prestasi kerja; 3 sistem sosial di Eropa pd Abad Pertengahan yg ditandai oleh kekuasaan yg besar di tangan tuan tanah
14
idealisme
ideal
1 aliran ilmu filsafat yg menganggap pikiran atau cita-cita sbg satu-satunya hal yg benar yg dapat dicamkan dan dipahami; 2 hidup atau berusaha hidup menurut cita-cita, menurut patokan yg dianggap sempurna; 3 Sas aliran yg mementingkan khayal atau fantasi untuk menunjukkan keindahan dan kesempurnaan meskipun tidak sesuai dng kenyataan
15
imperalisme
Imperal
sistem politik yg bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan yg lebih besar

6.       Itas
pembentuk nomina kualitas; keadaan; tingkat
no
Kata imbuhan
Kata dasar
Arti kata
1
agresivitas
agresif
hal (sifat, tindak) agresif; ke-agresifan
2
egosentrilitas
egosentis
keegosentrisan
3
Ekstra
teritorialitas
Ekstra
teritorial
hak kedaulatan negara yg berlaku di luar wilayahnya sendiri, spt di atas kapal penumpang atau kapal dagangnya di laut bebas, di tempat-tempat tinggal para diplomatnya di luar negeri
4
elastisitas
elastis
keadaan yg elastis; keelastisan
5
esensialitas
esensial
keadaan atau sifat esensial
6
fertilitas
fertil
kemampuan menghasilkan keturunan; kesuburan
7
fleksibilitas
fleksibel
kelenturan: senam semacam ini sangat diperlukan untuk -- pinggang serta menguatkan otot pinggul; 2 penyesuaian diri secara mudah dan cepat; keluwesan; ketidakcanggungan
8
fungsionalitas
fungsional
upaya menjadi sesuatu berguna
9
impersionalitas
impersional
keberlangsungan tanpa perasaan, hanya berdasarkan kesadaran dan rasio, dan tanpa pandang bulu dl pelayanan
10
individualitas
individu
1 keadaan atau sifat khusus sbg individu; 2 ciri-ciri yg dimiliki seseorang yg membedakannya dr orang lain; watak kepribadian
11
kolektivitas
Kolektif
perihal (keadaan) kolektif; kekolektifan
12
kreatif
kreativitas
1 kemampuan untuk mencipta; daya cipta; 2 perihal berkreasi; kekreatifan
13
kriminalitas
Kriminal
hal-hal yg bersifat kriminal; perbuatan yg melanggar hukum pidana; kejahatan
14
Loyalitas
loyal
kepatuhan; kesetiaan
15
obyektivitas
obyektif
sikap jujur, tidak dipengaruhi pendapat dan pertimbangan pribadi atau golongan dl mengambil putusan atau tindakan; keobjektifan